Memastikan kesehatan dan keselamatan anak merupakan bagian dari kewajiban setiap orang tua. Salah satu cara untuk menjaga kesehatan adalah dengan mengkonsumsi makanan bergizi, berolahraga dan tentunya sedari dini anak sudah dilindungi dengan beragam imunisasi dan vaksinasi sesuai dengan kebutuhan.

Tahukah Bunda, saat ini banyak sekali jenis imunisasi dan vaksinasi yang perlu diketahui dan diberikan kepada anak bunda tersayang. Misalnya saja vaksin HPV yang bisa diberikan kepada anak-anak khususnya yang tengah menginjak masa remaja, untuk melindungi dirinya dari infeksi virus human papillomavirus (HPV) yang dapat menyebabkan beberapa gangguan kulit seperti kutil kelamin, kanker di bagian pangkal lidah dan kanker serviks.

Hal ini penting, karena pemberian imunisasi dan vaksinasi nyatanya tidak hanya diberikan kepada bayi atau balita saja. Seperti informasi yang tersedia pada laman ini https://lemihealth.id/artikel/3-alasan-pentingnya-imunisasi-atau-vaksinasi-hpv-bagi-pre-teen-anak-usia-9—12-tahun dimana remaja berusia 9 – 16 tahun juga perlu secara rutin dan berkala diberikan perlindungan berupa imunisasi dan vaksinasi, seperti vaksi HPV. Dosis yang diberikan umumnya berupa dosis lanjutan, booster maupun vaksin kejar. Bagi Bunda yang sedang mencari tahu terkait dengan ragam vaksinasi untuk anak remaja, berikut beberapa diantaranya, yuk disimak.

TDAP

Vaksinasi yang satu ini merupakan program lanjutan dari vaksin DPT yang biasanya sudah diberikan kepada anak yang berusia sekitar 10 tahun. Merupakan bagian dari perlindungan penyakit yang disebabkan oleh bakteri seperti sakit tetanus, infeksi kuman yang menyerang area pernapasan seperti sakit difreri serta penyakit batuk yang terjadi secara terus menerus dan sulit dihilangkan yakni Pertusis. TDAP dapat diulang paling tidak 10 tahun mendatang.

Influenza

Berikutnya adalah pemberian vaksinasi influenza. Menjadi salah satu penyakit yang berisiko tinggi dikarenakan proses penularannya yang cepat. Pemberian vaksinasi jenis ini cukup penting untuk diberikan kepada anak-anak dan juga remaja. Penyakit yang disebabkan oleh virus ini mudah menyerang siapa saja, gejalanya ditandai dengan munculnya demam, batuk, hidung yang tersumbat maupun timbulnya rasa lelah bagi yang terinveksi.

Dampak buruk dari penyakit ini adalah virus yang kemudian menyerang ke area jantung dan paru-paru. Pada usia remaja, pemberian vaksinasi yang satu ini dapat diberikan setiap tahun secara teratur sesuai dengan rekomendasi dari dokter yang menangani.

COVID

Tidak hanya beberapa sakit di atas. Saat ini kita semua mengenal jenis varian baru dari coronavirus, yang akrab disebut dengan Covid-19. Saat ini sudah tersedia beragam jenis vaksinasi, dan dianjurkan agar setiap orang yang memungkinkan dapat menerima dosis satu, dosis dua dan juga booster. Adapun bagi anak dan remaja wajib menerima jenis vaksinasi yang satu ini, hal ini dikarenakan untuk menekan laju penyebaran virus terutama yang berhubungan dengan aktivitas sosial sehari-hari.

Meski begitu tentu ada syarat yang harus dipenuhi bagi para remaja yang akan menerima vaksin dosis satu dan dua maupun booster, salah satunya tidak sedang demam atau tidak sedang menjalani proses pengobatan lain yang bisa menyebabkan kontradiksi. Untuk itu pastikan Bunda sudah berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter anak sebelum memberikan vaksinasi kepada anak.

Itu dia beberapa ragam jenis vaksinasi khusus yang dapat diberikan kepana anak remaja, khususnya yang berusia 9 – 16 tahun. Berikan vaksinasi sesuai dengan kebutuhan anak dan yang sudah direkomendasikan oleh dokter. Agar kualitas hidup terus meningkat, pastikan juga Bunda membiasakan hidup sehat kepada anak agar ia terbiasa dan terhindar dari penyakit.

Bagikan:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.